Kamis, 22 Oktober 2015



MAKALAH
PERANAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM SEBUAH PERUSAHAAN



Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen
Oleh :
YULIYANA PUSPITASARI
1A122147




JURUSAN AKUNTANSI
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
BANK BPD JATENG
SEMARANG
2015


KATA PENGANTAR

                Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia Nya, sehingga penulis mampu menyelesaikan tugas ini dengan baik.
Makalah ini disusun dengan tujuan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen yang diampu oleh Bapak Setia Lutfi, Skom, MKom yang merupakan syarat untuk dapat menambah nilai mata kuliah. Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman semua dan semua pihak yang telah berusaha membantu  penulis hingga terselesainya makalah ini.
Penulis menyadari bahwa “tiada gading yang tak retak,” tentunya tugas ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif dari pembaca akan dijadikan motivasi demi penyempurnaan dan perkembangan selanjutnya. Penulis berharap, makalah ini dapat bermanfaat bagi semua orang yang membacanya.
                                                                                     Semarang,  21 Oktober 2015

                                                                                     Penulis,



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Peranan SIM (Sistem Informasi Manajemen) dalam sebuah perusahaan sangat penting yaitu sebagai penunjang kinerja perusahaan karena sebuah perusahaan yang besar / mempunyai jaringan yang sangat luas membutuhkan data yang cepat, akurat dan inovatif dalam kinerja dan untuk menunjang operasional sebuah perusahaan.
Dalam Sistem Informasi Manajemen (SIM) dapat berfungsi karena adanya sistem keuangan yang lengkap, memadai dan akurat.
dan tentunya Sistem Informasi Manajemen perusahaan tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak ditunjang dengan sistem informasi masing-masing divisi misalnya sistem informasi operasional keuangan yang memegang peranan amat penting dalam sebuah perusahaan seperti bank.
Sistem Informasi Manajemen adalah penerapan sistem informasi di dalam perusahaan untuk mendukung informasi-informasi yg dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen. Kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan pelaksanaan dan pengendalian perusahaan.
SIM berhubungan dengan pengolahan informasi yang didasarkan oleh komputer (user) yang menghasilkan sebuah informasi. Dilihat dari besar kecilnya sebuah perusahaan dalam suatu Sistem Informasi Manajemen  meliputi:
1.    Sistem Informasi Keuangan / Akutansi, Yaitu menyediakan informasi tentang keuangan.
2.    Sistem informasi Pemasaran (Marketing), Yaitu menyediakan informasi tentang pemasaran dalam sebuah perusahaan.
Didalam suatu perusahaan, Sistem Informasi Manajemen dipergunakan pada tiga tingkatan dalam manajemen itu sendiri yang meliputi :
1.    Manajemen tingkat bawah, Sistem Informasi Manajemen dipergunakan untuk keperluan pengendalian operasional. Pada tingkatan ini SIM dipergunakan dengan tujuan untuk penghematan disegala bidang yang mungkin untuk dilakukan. Contohnya pencetakan rekening listrik oleh PLN. Penerapan SIM dalam hal ini akan menghasilkan penghematan baik dalam waktu maupun tenaga kerja.
2.    Tingkatan manajemen menengah, penerapan SIM dipergunakan untuk keperluan pengendalian manajemen. Tugas seorang manajer menengah ialah mengelola semua sumberdaya milik perusahaan agar benar-benar dipergunakan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan oleh manajemen puncak oleh semua personilnya secara efektif dan efisien. Untuk dapat melaksanakan tugas seperti ini manajer harus mempunyai segala macam informasi tentang segala kegiatan perusahaan dalam operasinya sehari-hari. Dalam hal inilah SIM dapat berperanan secara nyata untuk membantu manajer dalam perusahaan. Hal ini disebabkan karena komputer mempunyai kemampuan untuk menyimpan sejumlah besar data dengan mudah, dan menggali informasi yang terkandung didalamnya secara cepat.
3.    Manajemen tingkat puncak, yang tugas utamanya adalah untuk membuat perencanaan yang strategis.
Sistem informasi pada suatu perusahaan berada didalam suatu departemen tersendiri, departemen sistem informasi/departemen pengolahan elektronik (Electronic Data Processing)
-          Manajer SI / Controller
-          Manajer kantor (office manager)
-          Bendaharawan (treasurer)
-          Asisten bendaharawan (assistant treasure)
-          Sekretaris (secretary)
-          Manajer perencanaan / pengendalian (manger of planning and controls)
-          Direktur keuangan (vice-president finance)
Untuk hal ini peranan sistem informasi manajemen dalam perusahaan merupakan kunci utama dalam pengambilan keputusan, untuk perencanaan yang matang , untuk mengetahui informasi-informasi lebih akurat serta menentukan strategis yang dapat memajukan sebuah perusahaan dengan adanya pengunaan sistem informasi manajemen. 

B.     Rumusan Masalah
Dengan penjabaran latar belakang masalah diatas tentang peranan sistem informasi manajemen dalam sebuah perusahaan,maka penulis akan merumuskan masalahnya sebagai berikut :
1.         Apa pengertian dari Sistem Informasi Manajemen dalam sebuah perusahaan serta kegunaan/fungsi Sistem Informasi Manajemen dalam perusahaan ? 
2.         Apa manfaat Sistem Informasi Manjemen dalam sebuah perusahaan di dunia bisnis dan industri ?
3.         Bagaimana penjelasan sistem informasi manajemen dalam sebuah perusahaan berdasarkan kegiatan manajemen perusahaan ?
4.         Adakah Peranan Sistem Informasi Manajemen dalam suatu perusahaan itu ?

C.     Tujuan
Dari penjabaran rumusan masalah diatas maka penulis menyimpulkan tujuannya sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui lebih dalam wawasan ilmu tentang Sistem Informasi Manajemen dalam sebuah perusahaan serta kegunaan/fungsi Sistem Informasi Manajemen dalam perusahaan
2.      Untuk mengetahui manfaat Sistem Informasi Manjemen dalam sebuah perusahaan di dunia bisnis dan industri
3.      Untuk mengetahui pemahaman lebih detail penjelasan sistem informasi manajemen dalam sebuah perusahaan berdasarkan kegiatan manajemen perusahaan
4.      Untuk menambah wawasan ilmu pemahaman tentang Peranan Sistem Informasi Manajemen dalam suatu perusahaan









BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Dan Kegunaan/Fungsi Sistem Informasi Manajemen Dalam Sebuah Perusahaan
Sistem Informasi Manajemen adalah penerapan sistem informasi di dalam perusahaan untuk mendukung informasi-informasi yg dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen. Kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan pelaksanaan dan pengendalian perusahaan.
SIM berhubungan dengan pengolahan informasi yang didasarkan oleh komputer (user) yang menghasilkan sebuah informasi.
Sistem Informasi Manajemen berguna untuk mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah perusahaan. Sistem Informasi Manajemen bertujuan menghasilkan informasi yang berguna untuk perusahaan. Kegiatan ini mendukung proses bisnis perusahaan dan perlu diperhatikan untuk kelangsungan perusahaan. Oleh karena itu, komitmen perusahaan untuk menjalankan Sistem Informasi Manajemen haruslah sangat tinggi agar proses yang terjadi dilantai produksi menjadi menguntungkan bagi perusahaan.
Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajamen, maka analis sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkannya, yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen dan tipe keputusan yang diambilnya. Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas, maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen adalah supaya perusahaan memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang menyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis. Sehingga SIM adalah suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola perusahaan data maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas perusahaan.
Beberapa kegunaan atau fungsi sistem informasi antara lain adalah sebagai berikut:
·      Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
·      Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis
·      Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
·      Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi
·      Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi
·      Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
·      Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem
Perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka. Perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mempertahankan persediaan pada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.
Sistem Informasi Manajemen untuk Pendukung Pengambilan Keputusan. Sebuah sistem keputusan, yaitu model dari sistem dengan mana keputusan diambil, dapat tertutup atau terbuka. Sebuah sistem keputusan tertutup menganggap bahwa keputusan dipisah dari masukkan yang tidak diketahui dari lingkungan. Dalam sistem ini pengambil keputusan dianggap mengetahui semua perangkat alternatif dan semua akibat atau hasilnya masing-masing.
B.     Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Dalam Sebuah Perusahaan Di Dunia Bisnis Dan Industri
Internet dan teknologi lainnya yang terhubung serta aplikasi-aplikasinya telah mengubah cara operasi bisnis dan cara orang bekerja, sebaik bagaimana sistem informasi mendukung proses bisnis, pengambilan keputusan, dan keuntungan kompetitif. Sehingga, saat ini banyak bisnis menggunakan teknologi internet untuk penggunaan website yang memungkinkan mereka dapat menjalankan proses bisnisnya dan membuat aplikasi e-bisnis yang inovatif (O’Brien dan Marakas 2009).
E-bisnis didefinisikan sebagai penggunaan teknologi internet untuk bekerja dan menguasai proses bisnis, e-commerce, dan enterprise collaboration antara sebuah perusahaan dengan konsumennya, suplier, dan stakeholder bisnis lainnya. Hakikat dari e-bisnis dapat digeneralisasikan sebagai sebuah pertukaran nilai secara online. Semua pertukaran online informasi, uang, sumber daya, jasa, atau kombinasi dari semuanya berada di bawah payung e-bisnis. Perusahaan-perusahaan bergantung pada aplikasi e-bisnis untuk (1) memperbaharui proses bisnis internal, (2) implementasi sistem e-commerce dengan konsumen dan suplier mereka, dan (3) mempromosikan enterprise collaboration antara tim bisnis dan tim kerja.
Enterprise collaboration system melibatkan penggunaan software untuk mendukung komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara anggota tim network dan tim kerja. Sebuah bisnis mungkin menggunakan intranet, internet, ekstranet, dan network lainnya untuk mengimplemtasikan beberapa sistem. Sebagai contoh, karyawan dan konsultan eksternal mungkin berasal dari sebuah virtual team yang mengunakan intranet perusahaan dan internet untuk e-mail, video conference, e-discussion groups, dan halaman web dari work-in-progress information untuk menggabungkan dalam proyek bisnis.
E-commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen, manufaktur, service providers dan pedagang perantara (intermediaries) dengan menggunakan jaringan-jaringan komputer (komputer networks) yaitu internet. E-commerce atau bisa disebut perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya yang melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
O’Brien dan Marakas (2009) menyatakan bahwa e-commerce adalah menjual, membeli, memasarkan dan memebrikan pelayanan pada produk , jasa, dan informasi pada network komputer yang bermacam-macam. Saat ini, banyak bisnis yang menggunakan internet, ekstranet, intranet, dan network lainnya untuk mendukung setiap tahap proses komersial, termasuk semua bentuk promosi, penjualan, dan customer support dalam setiap World Wide Web untuk keamanan internet dan mekanisme pembayaran yang meyakinkan proses pengiriman dan pemabyaran. Sebagai contoh, sistem e-commerce termasuk website internet untuk penjualan online, akses ekstranet untuk database inventori oleh konsumen besar, dan penggunaan intranet perusahaan oleh penjualan untuk mengakses record konsumen untuk customer relationship management.

C.    Sistem Informasi Manajemen Dalam Sebuah Perusahaan Berdasarkan Kegiatan Manajemen Perusahaan
Sistem Informasi Untuk Pengendalian Operasional. Pengendalian operasional adalah proses pemantapan agar kegiatan operasional dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pengendalian operasional menggunakan prosedur dan aturan keputusan yang sudah ditentukan lebih dahulu. Sebagian besar keputusan bisa diprogramkan.
Sistem Informasi Untuk Pengendalian Manajemen. Informasi pengendalian manajemen diperlukan oleh manajer departemen untuk mengukur pekerjaan, memutuskan tindakan pengendalian, merumuskan aturan keputusan baru untuk diterapkan personalia operasional, dan mengalokasi sumber daya.
Sistem Informasi Untuk Perencanaan Strategis. Tujuan perencanaan strategis adalah untuk mengembangkan strategi dimana suatu organisasi akan mampu mencapai tujuannya. Horison waktu untuk perencanaan strategis cenderung lama sehingga perubahan mendasar dalam perusahaan bisa diadakan.
Sistem Informasi Manajemen Berdasarkan Fungsi perusahaan. Sistem informasi manajemen dapat dianggap sebagai suatu federasi subsistem yang didasarkan atas fungsi yang dilaksanakan dalam suatu perusahaan. Masing-masing subsistem membutuhkan aplikasi-aplikasi untuk membentuk semua proses informasi yang berhubungan dengan fungsinya,walaupun akan menyangkut database, model base dan beberapa program komputer yang biasa untuk setiap subsistem fungsional. Dalam masing-masing subsistem fungsional, terdapat aplikasi untuk proses transaksi, pengendalian operasional, pengendalian manajemen, dan perencanaan strategis.

D.    Peranan Sistem Informasi Manajemen Dalam Suatu Perusahaan
Sistem informasi memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Sistem informasi memiliki peran dalam menunjang kegiatan bisnis operasional,menunjang manajemen dalam pengambilan keputusan, dan menunjang keunggulan strategi kompetetif perusahaan. 
Peran sistem informasi manajemen untuk mencapai keunggulan strategis dapat dicontohkan pada suatu perusahaan yang mutuskan untuk mengubah seluruh datanya menjadi basis data dengan alat penghubung standar (seperti alat penghubung browser web) sehingga memungkinkan berbagi informasi dengan para sekutu-sekutu bisnis dan pelanggannnya. Basis data yang terstandarisasi dan dapat diakses melalui browser web mencerminkan pergeseran posisi perusahaan secara strategis.
Persaingan merupakan kunci penentu keberhasilan sebuah perusahaan dalam bisnis. Strategi persaingan yang diterapkan oleh bisnis/industri mampu memberikan keunggulan perusahaan, dengan memperhatikan faktor biaya, mutu dan kecepatan proses. Keunggulan kompetitif akan membawa perusahaan pada kemampuan mengendalikan pasar dan meraih keuntungan usaha. Strategi bisnis menjadi pusat yang mengendalikan strategi perusahaan dan strategi informasi. Perubahan pada salah satu strategi membutuhkan penyesuaian, agar tetap setimbang.
Hubungan antara strategi kompetitif perusahaan dan manfaat penggunaan sistem informasi dikembangkan melalui beberapa lapisan, mulai dari perencanaan, analisa dan perancangan. Sejalan dengan semakin luasnya pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan bisnis, maka pemisahan antara teknologi informasi dan strategi kompetitif perusahaan semakin tidak terlihat. Hal ini karena seluruh strategi kompetitif perusahaan harus memiliki teknologi informasi.
trategi perusahaan berbasis sistem informasi perlu dibuat karena sumber daya yang dimiliki perusahaan sangat terbatas, sehingga harus dimanfaatkan secara optimal. Strategi ini juga digunakan untuk meningkatkan daya saing atau kinerja perusahaan karena para kompetitor memiliki sumberdaya teknologi yang sama dan memastikan bahwa aset teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan, baik berupa peningkatan pendapatan mapun pengurangan biaya. Selain itu, strategi perusahaan berbasis sistem informasi digunakan untuk mencegah terjadinya kelebihan atau kekurangan investasi serta menjamin bahwa teknologi informasi yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan bisnis perusahaan akan informasi.


BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Dari semua penjelasan diatas,penulis menyimpulkan bahwa :
1.      Peranan SIM dalam sebuah perusahaan dengan harapan kemajuan perusahaan dapat terus berkembang yang akan berdampak pada kemajuan ekonomi digital di Indonesia.
2.      Sistem informasi memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Sistem informasi memiliki peran dalam menunjang kegiatan bisnis operasional,menunjang manajemen dalam pengambilan keputusan, dan menunjang keunggulan strategi kompetetif perusahaan.

B.     Saran
Dari penjabaran kesimpulan serta penjelasan diatas, maka penulis ingin memberikan saran sebagai berikut :
1.      Sebaiknya sistem informasi juga mencakup semua kegiatan di perusahaan apapun itu
2.      Untuk peranan sistem informasi dalam sebuah perusahaan sebisa mungkin dapat mengatasi semua kendala yang didalam kegiatan perusahaan seperti kegiatan operasional,sumbar daya serta strategi dalam pengambilan keputusan perusahaan 


DAFTAR PUSTAKA

                        # http://nda-aping.blogspot.com
# id.wikipedia.com

Http : peran-sim-dalam-suatu.html
Hutabarat,  SL.  2012. Sistem  Informasi  Manajemen.
http://www.slideshare.net/triadiputra/sistem-informasi  manajemen-15382094.  Diakses pada 26 November 2013. Indrajit, RE. Manajemen  Sistem  Informasi dan  Teknologi  Informasi.  Kumpulan Artikel.  STMIK  Perbanas  Renaissance Center.  Diakses  pada  26  November 2013.
O’Brien, James A. 1999. Management Information Systems: Managing Information Tecnology in The Networked Enterprice, forth Edition, IRWIN, USA. O’Brien, James A. 2002. Pengantar Sistem Informasi. Salemba Empat,Jakarta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar